Categories
Parenting

Saat Si Kecil Merasa Cemas Bag3

Namun, ia sangat khawatir hasil rakitannya akan hancur berantakan jika si adik ikutan bermain. “Aku takut legonya jadi enggak keren lagi, Ma,” begitu alasan kakak. Untuk itu, kita bisa menjawab bahwa ia bisa minta tolong pada kita untuk membantu memperbaiki bagian yang terlepas. Jika keping lego itu terlepas atau hilang, kita bisa mencarinya lebih dulu.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Saat tidak ketemu, nanti bisa kita cari kepingan yang sama, sehingga bisa diperbaiki lagi. Tujuannya memang bukan untuk menghilangkan kecemasannya, tetapi bagaimana membantu prasekolah mengelola rasa cemasnya itu. Anak perlu kenal dirinya sendiri, sejauh mana ia bisa menoleransi perasaan cemas itu dan tetap berusaha sebaik mungkin dalam melakukan berbagai hal. Contoh, anak cemas saat harus tampil dalam pertunjukan tari di sekolah. Katakan pada anak, rasa cemas itu wajar, berarti ia betul-betul memikirkan persiapan dirinya untuk tampil nanti.

Namun, ia tetap harus fokus pada pertunjukannya, toh ia sudah berlatih selama ini, sehingga ia tetap bisa mengingat gerakan tarinya. Jadi, perasaan cemas itu tidak bisa lenyap begitu saja. Rasa cemas harus dihadapi dan dikelola, sehingga bisa berkurang dan menghilang seiring waktu berjalan. Kemudian, berusahalah mengungkapkan harapan yang positif dan realistis pada anak. Memang kita tidak bisa menjanjikan bahwa kecemasannya itu tidak nyata atau tak selalu mungkin terjadi.

Namun, kita bisa membesarkan hati anak dengan cara, “Kamu pasti bisa, yuk kita coba!” Dengan tetap memberikan dukungan pada prasekolah untuk menghadapi rasa cemas dan melakukan hal yang ia khawatirkan tadi, lama-lama tingkat kecemasannya juga akan turun. Begitu ia sadar ia bisa melakukannya, anak lebih yakin pada dirinya sendiri, bahwa ia pun mampu mengatasi kecemasan itu.

Jika anak cenderung cemas pada situasi atau lingkungan baru, coba bantu anak dengan mengatakan hal apa yang akan ia lihat atau lakukan di tempat baru nanti. Misal, hari ini prasekolah akan bermain di daycare baru. Katakan, nanti ia akan bertemu guru dan teman baru, juga hal-hal menarik yang ada di daycare tersebut. Ia boleh bermain sepuasnya di situ. Begitu tiba di tempat, berikan anak waktu untuk menyesuaikan diri.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *