Categories
Parenting

Berkelompok Atau Privat

1. Sesuaikan dengan budget. Belajar secara privat tentunya lebih mahal. Tetapi positifnya adalah anak akan mendapat porsi latihan dan pendampingan lebih banyak dari pelatih. 2. Sesuaikan dengan tujuan. Jika ingin si anak cepat bisa berenang, maka privat bisa menjadi pilihan. Kalau tujuannya ingin anak menikmati olahraga air dan bisa bersosialisasi dengan anak lain, belajar berenang secara kolektif da pat menjadi pilihan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Namun jika kelak arahnya si prasekolah berniat menjadi atlet atau gemar berkompetisi, berenang secara berkelompok lalu memasuki klub, adalah pilihan yang tepat. Apa pun pilihan Mama Papa, belajar berenang sebaiknya dilakukan rutin. Porsi yang paling cocok untuk usia prasekolah adalah 1–2 kali seminggu selama 30–45 menit.

Setop Gunakan Sendok Untuk Menakar Obat Anak!

Saatnya berhenti menggunakan sendok sebagai penakar obat anak-anak. Menurut studi yang dimuat di jurnal Pediatrics, standar pengukuran dengan sendok ini bisa membuat anak berisiko mengalami overdosis. “Takaran berdasarkan mililiter adalah takaran yang paling akurat untuk pemberian obat bagi anak-anak dan bisa mencegah overdosis,” kata Dr. Ian Paul, peneliti dari American Acade my of Pediatrics. Ia juga menyebutkan, berdasarkan data, kejadian overdosis obat pada anak disebabkan oleh dua hal, yaitu salah dalam menakar obat dan salah dalam menggunakan alat penakar.

Piring Makanku

Prinsip gizi seimbang bagi anak prasekolah mengedepankan konsumsi makanan beragam. Artinya, tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua zat gizi. Jadi, biasakan untuk menghidangkan beragam jenis makanan agar semua gizi yang dibutuhkan tubuh terpenuhi. Semua itu bisa dijadikan dalam satu porsi sekali makan. Departemen Kesehatan RI mengeluarkan panduan “Piring Makanku” untuk anak prasekolah.

Pertama, didahului dengan imbauan untuk mencuci tangan sebelum makan, minum air putih, dan batasi gula-garam-minyak. Untuk porsi sekali makan, komposisi sayuran dan buah-buahan sebesar 50%, serta makanan pokok dan lauk-pauk sebesar 50%. Porsi sayuran dianjurkan lebih banyak daripada porsi buah dan porsi makanan pokok lebih banyak daripada lauk-pauk.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *