Categories
Parenting

Demam Tinggi: Flu Atau Campak?

Merebaknya berbagai penyakit berbahaya dengan gejala awal berupa demam tinggi, bisa jadi membuat kita langsung waspada begitu si buah hati mengalaminya. Tindakan pertama tentu membawanya ke dokter. Namun, pasti kita juga ingin terlebih dulu memprediksi agar bisa siap mengantisipasi.

Masalahnya, apa bedanya demam tinggi karena flu dengan campak? Menurut Gary W. Procop, MD, FCAP, ahli dari College of American Pathologists, demam tinggi akibat campak biasanya disertai oleh tiga gejala lain, yaitu batuk, hidung yang terus mengeluarkan cairan, serta konjungtivitis atau peradangan selaput mata. Ini akan diikuti dengan keluarnya ruam makulopapular kira-kira 14 hari setelah anak terkena virus campak.

Categories
Parenting

Berkelompok Atau Privat

1. Sesuaikan dengan budget. Belajar secara privat tentunya lebih mahal. Tetapi positifnya adalah anak akan mendapat porsi latihan dan pendampingan lebih banyak dari pelatih. 2. Sesuaikan dengan tujuan. Jika ingin si anak cepat bisa berenang, maka privat bisa menjadi pilihan. Kalau tujuannya ingin anak menikmati olahraga air dan bisa bersosialisasi dengan anak lain, belajar berenang secara kolektif da pat menjadi pilihan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Namun jika kelak arahnya si prasekolah berniat menjadi atlet atau gemar berkompetisi, berenang secara berkelompok lalu memasuki klub, adalah pilihan yang tepat. Apa pun pilihan Mama Papa, belajar berenang sebaiknya dilakukan rutin. Porsi yang paling cocok untuk usia prasekolah adalah 1–2 kali seminggu selama 30–45 menit.

Setop Gunakan Sendok Untuk Menakar Obat Anak!

Saatnya berhenti menggunakan sendok sebagai penakar obat anak-anak. Menurut studi yang dimuat di jurnal Pediatrics, standar pengukuran dengan sendok ini bisa membuat anak berisiko mengalami overdosis. “Takaran berdasarkan mililiter adalah takaran yang paling akurat untuk pemberian obat bagi anak-anak dan bisa mencegah overdosis,” kata Dr. Ian Paul, peneliti dari American Acade my of Pediatrics. Ia juga menyebutkan, berdasarkan data, kejadian overdosis obat pada anak disebabkan oleh dua hal, yaitu salah dalam menakar obat dan salah dalam menggunakan alat penakar.

Piring Makanku

Prinsip gizi seimbang bagi anak prasekolah mengedepankan konsumsi makanan beragam. Artinya, tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua zat gizi. Jadi, biasakan untuk menghidangkan beragam jenis makanan agar semua gizi yang dibutuhkan tubuh terpenuhi. Semua itu bisa dijadikan dalam satu porsi sekali makan. Departemen Kesehatan RI mengeluarkan panduan “Piring Makanku” untuk anak prasekolah.

Pertama, didahului dengan imbauan untuk mencuci tangan sebelum makan, minum air putih, dan batasi gula-garam-minyak. Untuk porsi sekali makan, komposisi sayuran dan buah-buahan sebesar 50%, serta makanan pokok dan lauk-pauk sebesar 50%. Porsi sayuran dianjurkan lebih banyak daripada porsi buah dan porsi makanan pokok lebih banyak daripada lauk-pauk.

Sumber : pascal-edu.com

Categories
News

Kelemahan Registrasi Rugikan Operator

KENYATAAN bahwa kartu prabayar sering digunakan pemiliknya untuk menipu membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Kominfo No 23 tahun 2005, tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Permen ini mewajibkan setiap pembeli kartu prabayar mendaftarkan kartunya, namun sistem yang dimiliki operator tidak mampu melakukan otentifikasi data yang disampaikan pelanggan baru. Akibatnya huruf atau angka apa pun yang didaftarkan, diterima saja oleh sistem. Pemerintah, apalagi operator, tidak mampu mem-validasi data yang diajukan, sehingga mereka yang punya niat jahat tetap saja melakukan kejahatan tanpa bisa dilacak. Di sisi lain penjualan kartu perdana prabayar tercatat meningkat, tahun ini mencapai sekitar 300 juta, karena banyak pemakai yang membuang begitu saja kartu perdananya ketika pulsanya habis.

Kelemahan Registrasi Rugikan Operator

Tahun 2014 lalu, Kementerian Kominfo mewajibkan operator untuk melengkapi distributor di bawahnya dengan peralatan komputer dan internet sehingga pendaftaran kartu perdana bisa dikontrol seketika. Tidak ampuh, apalagi distributor keberatan dengan kewajiban itu karena butuh biaya besar dan transaksi harian bisa ribuan kartu. Di sisi lain, gerai yang hanya bermodal puluhan ribu rupiah mustahil disuruh membeli peralatan yang harganya bisa belasan juta tadi. Perkembangannya, jika pada pra-permen 23 korban penipuan adalah pelanggan-pelanggan bodoh yang mudah tergiur hadiah tanpa upaya apa-apa, kini operator yang jadi sasaran penyalahgunaan kartu perdana. Ketua BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indoenesia), Kalamullah Ramli menyebutkan, terdapat potensi kerugian operator Rp1,26 triliun per tahun lewat kejahatan RTTI (refiling terminasi trafik internasional). Kejahatan ini berhasil dibongkar Tim Penertiban yang beranggotakan pejabat kemkominfo, operator dan anggota kepolisian.

RTTI dilakukan dengan mengalihkan tarif panggilan suara internasional ke tarif lokal menggunakan kartu SIM. Mereka mengalihkan panggilan telepon dari luar negeri lewat jalur sambungan langsung internasional (SLI) ke jalur VoIP (Voice over Internet Protocol) yang bertarif murah. Sindikat bekerja sama dengan pelaku dalam negeri yang lalu melakukan terminasi (menyalurkan panggilan sampai ke nomor tujuan) lewat nomor kartu SIM yang dideteksi sistem operator sebagai panggilan lokal. Sindikat kriminal menghindari penggunaan satu nomor kartu SIM secara terus menerus seperti dilakukan operator resmi, karena cara ini segera dapat dideteksi sebagai pelanggaran oleh sistem di sentral operator seluler.

Itu sebabnya sindikat setiap kali membuang kartu sehabis digunakan, menggantinya dengan kartu perdana baru, dan untuk itu mereka membeli ribuan kartu perdana untuk menjalankan operasinya. Tim Penertiban berhasil mengidentifikasi pelaku kejahatan RTTI itu. Dalam penggerebekan yang dilakukan di tiga kota, Tim berhasil menyita ribuan kartu perdana sebagai barang bukti. RTTI dilakukandengan bantuan distributor kartu perdana, sehingga pelakunya mudah terlacak setelah memeriksa nomor kartu yang digunakan lalu dicocokkan dengan data penjualan si operator. Namun yang pasti kejahatan RTTI bisa terjadi karena sistem registrasi yang lemah tanpa pengawasan dan penegakan hukum, yang merupakan tanggung jawab penuh operator dan Kominfo.

Categories
News

Bikin Betah dengan Sentuhan Judi online yang Personal

Bikin Betah dengan Sentuhan Judi online yang Personal Begitu mudah Tabloid RUMAH menemukan detail dan kondisi yang berbeda di rumah ini dengan rumah-rumah pada umumnya. Permainan warna, pilihan aksesori, pemberian ornamen, dan penggunaan furnitur, serta penyediaan ruang, sangat menunjukkan perbedaanperbedaan itu. Sarat Makna dan Pesan Bukan hanya menjadikan rumah sebagai bangunan tempat tinggal, Dipa dan Desy juga menjadikan rumah sebagai sarana untuk menerapkan nilai-nilai kehidupan bagi anak dan keluarganya.

Bikin Betah dengan Sentuhan Judi online yang Personal

Mengutip quote-quote menarik dan bermakna dan menjadikan itu sebagai dekorasi rumah, adalah salah satu caranya. “Selain unik, pesan-pesan ini akan selalu mengingatkan kami, karena setiap kali dapat dilihat dan dibaca,” ucap Desy menambahkan. Sambutan unik dan bermakna hadir pertama kali saat kami memasuki rumah melalui pintu utama yang terbuat dari kayu jati dengan detail simpelnya. Sebuah ornamen berupa terjemahan dari salah satu surat Al-Ashr , terpampang pada dinding depan. “Demi Masa” adalah arti tulisan di surat itu. “Itu untuk mengingatkan kami sekeluarga dan juga siapa pun yang datang agar tak menyia-nyiakan waktu dan menggunakan waktu dengan bijak.

Jangan sampai kesibukan dan hal lain membuat kita banyak kehilangan waktu untuk di rumah bersama keluarga,“ ujar Desy memberi alasan mengapa memilih ayat itu. Di samping dinding bertuliskan ayat ini, ada ornamen jam pasir yang senada bicara soal waktu yang terus berjalan, yang memberi makna bahwa apa yang sudah kita gunakan tak akan bisa kembali kita ulang. “Alokasi waktu bagi kami menjadi hal penting. Anak-anak punya waktu sendiri buat kegiatan mereka seperti belajar, bermain, tidur, dan lain-lain. Demikian pun kami orang tuanya harus bekerja, melakukan kegiatan sosial bermasyarakat, dan juga menemani mereka di rumah,” tutur ibu dari 3 orang anak, yang memiliki bisnis mendesain dan membuat pakaian anak ini. Kombinas Nature dan Colour Konsep umum penataan interior di rumah ini adalah mengombinasikan warna alam dan netral —dalam hal ini diwakili cokelat pada lantai dan putih pada dinding dengan warna-warni furnitur dan dekorasi yang menjadi aksennya.

Aneka warna segar mencipta suasana ceria di dalam rumah ini. Desy dan Dipa menyukai warnawarna cerah karena lebih memberi gairah dan semangat. Untuk pilihan furnitur, mereka menghindari furnitur satu set dan lebih memilih berdasarkan fungsinya. Seperti meja makan kayu yang mereka gunakan sebagai meja di ruang tamu. Aslinya, meja itu dijual dengan kursi-kursi pelengkapnya, satu set. Namun, mereka memilih hanya memakai mejanya dan melengkapi dengan kursi-kursi dengan warna dan material berbeda. Hasilnya, ruang ini jadi lebih terlihat menarik dengan aneka warna dan bentuk furnitur yang mengisinya. Dengan pilihan meja besar ini di ruang tamu, Desy dan Dipa dapat menyambut para tamunya dan makan bersama. “Kami suka mengajak teman atau siapa pun yang berkunjung ke rumah kami dengan makan bersama. Komunikasi jadi lebih santai dan terbuka,” ucap Dipa yang bekerja di salah satu agency periklanan. Desain Simpel Dipa dan Desy sama-sama suka dengan material kayu karena musala di lantai atas hanya menghadirkan karpet dengan peralatan salat ditaruh pada rak kayu yang unik.

karakter hangatnya, namun, desainnya tak mau yang ribet. Karenanya, beberapa elemen kayu yang ada di rumah ini didesain simpel dan “ringan”. “Tak semua furnitur kami buat dengan cara custom. Ada juga yang kami beli dengan model yang sama dengan yang dibeli orang lain. Namun, ketika ada di rumah kami, maka pasti ada yang kami buat beda. Caranya dengan memberi detail khusus,” ujar Desy seraya menunjuk kabinet TV yang ada d ruang keluarga. Di setiap pintunya dinamai dengan tulisan layaknya sebuah remote televisi. Hal yang sama dilakukannya juga untuk barang-barang lainnya, seperti penggunaan black board yang menampilkan menu keluarga. Juga, aneka bingkai yang banyak dijual secara retail di pasaran, dibuat beda oleh Desy dengan pilihan objeknya. “Semua pajangan ini menampilkan kekhasan kami sebagai keluarga,” kata Desy menambahkan. Skala Prioritas Tentang pengolahan ruang, Dipa dan Desy sepakat menggunakan prinsip skala prioritas.

Ruang yang paling dibutuhkan dan banyak digunakan saat ini, itulah yang didahulukan untuk dilengkapi dan diolah. “Kamar anak-anak ada di lantai atas. Namun karena mereka masih ingin bersama dengan kami terus, maka sementara kamarkamar itu belum sepenuhnya kami lengkapi fasilitasnya. Toh belum dipakai saat ini, “ujar Desy. Kamar utama yang ada di lantai dasar, menjadi tempat tidur bersama keluarga ini. Karenanya, mereka meniadakan ranjang dan menggantinya dengan panggung dan kasur besar sebagai sarana tidur dan bercengkerama. “Meski ada yang bilang, ngumpul terus memang engga baik, tetapi ya kami yakin, pada saatnya anak-anak akan mau untuk tidur di kamarnya sendiri,”ujar Desy yakin. Jika Anda tak melihat dapur dalam tampilan foto-foto di rumah ini, memang Desy tak meletakkan dapur di bagian dalam rumahnya. Satu kitchen set mungil ada di area carport. Di situlah asisten rumah tangga Desy biasa memasak makanan “ringan”.

Dapur yang hanya tertutup di bagian atapnya ini, terbuka ke arah carport. “Dari dulu saya tak suka dan jarang sekali memasak, jadi engga begitu perlu dengan kehadiran dapur di dalam rumah. Mending ruang dalam kami gunakan untuk fungsi lainnya,” ujar Desy memberi alasan. Begitulah, apapun alasannya, sudah sewajarnya jika sebuah rumah ditata menurut kebutuhan dan selera setiap keluarga. Dan ketika setiap detail rumah ditata dengan sentuhan personal pemiliknya, maka detail itu akan menjadi kekuatan yang memberi jiwa pada rumah dan menyatu dengan pemiliknya. Ingin betah di rumah? Seperti yang dilakukan keluarga ini, beri kekhasan pada rumah dengan detail personal keluarga Anda.